Dwi Ditha Putri
Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
Sunday, April 19, 2020
Tuesday, September 17, 2019
Saturday, June 3, 2017
Pernahkah kau merasa gelisah?
Sunday, May 21, 2017
Saturday, July 2, 2016
Monday, February 15, 2016
Puisi Seorang Secret Admirer berjudul "Mencintai Diam Diam"
Hi,
guys! Kali ini aku ingin nge-share Puisi. Puisi ini aku ambil (atau rangkai?)
dari cerpen karya temanku sendiri, Apricilia Ahmadiyah yang berjudul Serenada Cinta. Untuk isi cerita, langsung saja klik Judulnya. Selamat ber'baper'ria :)
Untuk puisinya, langsung saja cekidot…
Thursday, January 22, 2015
Baca Saja
Baca saja ini.
Isi hati yang tak jelas.
Tak jelas dimana asalnya.
Tak jelas apa tujuannya.
Ayolah.
Tak seharusnya hari pertama, aku begitu
Tak seharusnya hari kedua, aku begitu
Tak seharusnya hari ketiga, aku begitu
Tak seharusnya hari keempat, aku begitu
Isi hati yang tak jelas.
Tak jelas dimana asalnya.
Tak jelas apa tujuannya.
Ayolah.
Tak seharusnya hari pertama, aku begitu
Tak seharusnya hari kedua, aku begitu
Tak seharusnya hari ketiga, aku begitu
Tak seharusnya hari keempat, aku begitu
Wednesday, December 17, 2014
Sejenak Menyaksikan (Puisi)
Sejenak
Menyaksikan
Cipt.
Dwi Ditha Putri
Sejenak,
berpaku tangan.
Menyaksikan
udara menari riang.
Percuma,
untuk apa?
Tak
ada mata yang bisa.
Sunday, December 14, 2014
Mengapa? (Puisi)
Mengapa?
Cipt.
Dwi Ditha Putri
Mengapa aku hanya disini?
Haruskah aku kesana?
Haruskah aku mencoba maju?
Haruskah aku memulai memori itu?
Ku Sakit (Puisi)
Ku
Sakit…
Cipt.
Dwi Ditha Putri
Mataku sakit…
Merah mataku karena debu-debu itu menyapu, tanpa kasih.
Pedih mataku karena silau dan panas itu menikam, tanpa
perasaan.
Tak sanggup lagi untuk menatap yang seharusnya kutatap.
Friday, October 31, 2014
Sunday, May 4, 2014
Contoh Puisi Cinta yang Berjudul Perihal Menunggu
Perihal Menunggu (Cipt. Syafira Eka Noviatri)
Butuh waktu yang tak sebentar bagi diri untuk menerbangkan
segenggam kemungkinan
Butuh waktu yang tak sebentar untuk menyadari bahwa
satu-satunya jalan adalah dengan membiarkanmu pergi
Butuh waktu yang tak sebentar untuk merasakan tanpa sanggup
mengatakan
Tuesday, November 27, 2012
Saturday, November 17, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)









