Dwi Ditha Putri

Dwi Ditha Putri
Showing posts with label cerpen. Show all posts
Showing posts with label cerpen. Show all posts

Sunday, May 21, 2017

Berkepribadian ganda?


Terkadang, aku adalah putih.
Tapi terkadang, aku adalah hitam.
Terkadang, aku suka cahaya.
Tapi terkadang, aku suka kegelapan.
Berkepribadian gandakah aku?

Sunday, December 11, 2016

The Most 'Kocak' Chat

Welcome back to my The Most ‘…’ Chat.
*apa sih min, gaje!*

Hehe, buat yang ga ngerti aku ngomong, oke aku jelasin dikit. Jadi gini, di blog aku udah pernah ngepost beberapa artikel tentang chat ntah itu line, fb, atau dimana aja. Nah, bisa aja chat yg paling baper menurut aku, kayak “The Most ‘Baper’ Chat”, atau chat yang paling nyesek, kayak “The Most ‘Nyesek’ Chat”, atau pun yang paling greget, kayak “The Most‘Greget’ Chat". Dan sekarang chat yang paling kocak yang pernah aku temuin wkwk, asli lah! (Note : sengaja aku kasih link biar kalian baca, kan lumayan nambah viewers wkwk :v)
*awas ya min kalo ga lucu -___-*

Saturday, July 2, 2016

Berani?


Dulu saya pikir, mereka semua baik. Dulu saya pikir, ini semua karena mereka peduli.

Thursday, February 11, 2016

The Most 'Nyesek' Chat

Sorry…!
Yapp, satu kata yang mewakili perasaan gue (saat ini). Oke, lebay. Jadi begini, gue sebagai owner dari blog ini pengen bilang ‘sorry’ atas:
-Kealayan judul
-Kelebayan judul
-Kesokinggrisan judul
-Kesokbilingualan judul
-Kegajean judul

Wednesday, February 3, 2016

The Most ‘Baper’ Chat



“Lebay min, judulnya.”
Etdah -_- Emang sih, haha.

“Sok sok inggris lo, min.”
Kenapa aku pake bahasa inggris? Karena aku sayang kamu (?) #EfekJomblo

Monday, December 28, 2015

Kama

Ini bukan cerpen.
Ini bukan kisah inspiratif.
Ini adalah curcol (lagi) :D

*hobby banget min, curcol* Maklum, adminnya kesepian #abaikan
Kama? Begitu panggilannya. Lucu bukan? Selucu orangnya :P Kama, pemeran utama curcolku kali ini, pemirsah. Penasaran? Sama saya juga #garing *minta ditabok lu min*

Mari, kita mulai cerita (alay) ini!

Thursday, December 24, 2015

First Love : I’m Your Secret Admirer

First Love? Kalau ditanya siapa First Love-ku, bingung juga mau jawab siapa -_- Gimana nggak bingung? Definisi First Love apa aja, aku nggak tau.

Apakah First Love itu pacar pertama kita?
Atau orang pertama yang membuat kita jatuh cinta?

Saturday, May 16, 2015

Because of You

"Saran aku sebagai penulis sih, nggak usah dibaca deh ya! Ni cerita gaje banget sumveh -_-. Waktu nulisnya lagi kurang kerjaan aja. Sekedar ngepost aja sih. Mau baca silakan, nggak pun ndak papa."

Cipt. Dwi Ditha Putri

Monday, January 5, 2015

Perantara (Cerpen)

Perantara
Cipt. Dwi Ditha Putri

Masih tertanam jelas di otakku, saat-saat Becca mengagumi Ben dari kejauhan. Bahkan, penjelasan materi oleh guru saja, ia abaikan. Lebih fokus menatapi idolanya itu dari kejauhan. Berpangku tangan, ia kepala mengarah ke jam 2, mata berbinar-binar, hatinya terpanah bahagia. Itu 3 tahun yang lalu, saat Becca, Ben, dan aku Sella di kelas yang sama, 7A.

Monday, December 22, 2014

Leonardo (Cerpen)

Leonardo
Cipt. Dwi Ditha Putri

Yeay! Setelah puas menjalani masa hibernasi selama 2 minggu.Lumayanlah.Cukup, mengisi penuh energiuntuk disimpan di dalam tubuh kurusku.
Senin, 15 Juli 2014
Hari yang kunanti-nanti, akhirnya tiba juga.Kini, aku berhasilmenyandang statusKakak Kelas. Wajah-wajah SMA Bunga Bangsa pun semakin bervariasi, dari yang imut, muka tua, cantik, ganteng, manis, macho, lembut, bantet, hingga yang langsing. Berpencar di setiap sudut sekolah mengisi ruang di kelas-kelas baru.

Sunday, November 16, 2014

Jangan Buka Pintu (Cerpen)

Jangan Buka Pintu
Kamis malam kali ini, terasa berbeda. Udara terasa begitu sejuk, bahkan kesejukannya mampu menusuk kulit hingga ke ubun-ubun. “Krik krik krik…” saking sepinya, nyanyian jangkrikpun bisa didengar. Aku merasa aura mala mini sedang tidak baik. Dan parahnya lagi, listrik sedang padam. Dengan terpaksa, warga menggunakan lilin sebagai penerangan.

Monday, November 3, 2014

Aturan atau Solidaritas? (Cerpen)

Aturan atau Solidaritas?

“Ada kalanya saat kau tak ingin menangis, air matamu jatuh dengan sendirinya.”
            Di pikiranku sama sekali tak terselipkan rasa ingin menangis, bahkan sedikitpun. Bukan karena Adi, Helen, apalagi 34 temanku yang membuatku dihantui rasa bersalah.
            Sempat-sempatnya, muncul di pikiranku “Tak selamanya berbuat baik menghasilkan sesuatu yang baik.” Aku tak menyangka saja, bersikap jujur adalah suatu kesalahan besar bagi mereka.

Sunday, November 2, 2014

Renungan: “Hargai hobby orang lain selama bukan hobby yang jahat.”

 “Hargai hobby orang lain selama bukan hobby yang jahat.”
 
Disini, aku pengen sekedar sharing renungan yang (mungkin) memotivasi. Apakah kalian mengertikan kutipan di atas? Mungkin kutipan itu biasa saja, tapi memberikan dampak yang besar jika benar-benar bisa diaplikasikan dalam kehidupan dunia yang penuh kisah ini. Aku akan memberikan sedikit yang cerita yang berhubungan dengan kutipan ini.

Sunday, October 26, 2014

Pria Depan Teras (Cerpen)

Pria Depan Teras
(Cipt. Dwi Ditha Putri)

Hai, namaku Rere. Usiaku 17 tahun. Aku bersekolah di SMA Indah Mewangi, Banjarmasin.
Liburan kali ini agak berbeda dari liburan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya aku menghabiskan liburan di daerah asal orangtuaku. Kini, hanya berada di kota tercinta ini, Banjarmasin.
Aku punya teman, teman sepermainan. Dia tetangga depan rumahku. Tapi umurnya masih sangat dini, bisa dihitung dengan jari, 5 tahun. Namanya Amel. Dia tinggal bersama kedua orang duanya, dan pamannya. Dia sangat sering bermain denganku.

Sunday, October 19, 2014

Dua Hari Sebelum dan Sesudah #Cerpen

Dua Hari Sebelum dan Sesudah
(Cipt. Dwi Ditha Putri)
Jumat, 13 Februari 2009, dua hari sebelum hari ulangtahunku yang ke-16, Citra.
08.30 pagi, guru rapat. Membahas apa? Aku juga tak tahu dan tak mau tau. 8.30 pagi, jam ke-3 pelajaran Bahasa Inggris. Guru rapat, otomatis kelas kosong.
‘Dia’ datang ke kelasku tanpa alasan yang kutau pasti. Tak jelas apa maksud kedatangannya, yang jelas kedatangannya membuat jantungku menderu lebih kencang. Ada sedikit hal yang mengecewakan, dia malah mendatangi barisan 1 paling kiri, melainkan aku tengah duduk di barisan 5 paling kanan.

Wednesday, October 8, 2014

Cerpen "Gadis di Stasiun Kereta"



Gadis di Stasiun Kereta (Cipt. Grace Nathania Mendur)


Gadis itu duduk disampingku. Rambut hitam dipotong sebahu jatuh terurai menutupi pipi tirus berbalut kulit pucat. Matanya menatap kosong ke depan jalur kereta. Entah apa yang tengah ia pikirkan. Walau jarak kami tak seberapa, namun gadis itu seakan membangun dinding dan menggali samudera di antara kami.  Begitu jauh dan sulit untuk kugapai.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...